Cinta menyatukan dua hati. Namun, ia menyatukan hati yang memiliki getaran yang sama, keadaan yang sama, niat yang sama, dan kejernihan yang sama. Cinta bukanlah bagian dari jasad, ia adalah bagian dari ruh yang menggerakan jasad manusia.

Ibunda kita ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bercerita : “Bahwasannya ada seorang perempuan di Makkah yang selalu menertawakan orang lain. Lalu ia datang ke Madinah,maka ia pun singgah di rumah seorang perempuan yang suka menertawakan orang lain juga. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :

الأرواح جنود مجندة،فما تعارف منها ائتلف،و ما تناكر منها اختلف

“Ruh itu adalah (ibarat-pen) bala tentara yang berbaris. Maka apa yang saling mengenal darinya akan menyatu, dan apa yang saling mengingkari akan berselisih.” (HR.Bukhari no.3336,Muslim no.2638,Abu Daud 4834 dari jalan Abu Hurairah.Dan kisah ini ada dalam Musnad Abu Ya’la no.4381dari jalan ‘Aisyah.Imam Al Haitsami berkata dalam Majma’uz Zawaa’id :8/88 :”Rijalnya rijal – rijal yang shahih.”).

Beginilah keadaan manusia. Ia akan bersatu dan di kumpulkan dengan yang serupa dengannya. Lalu bagaimana antara cinta dan iman kita. cinta adalah bagian dari keimanan seseorang, karenanya pembahasan tentang cinta selalu dimassukan ke dalam pembahasan tauhid dankeimanan seseorang.

Seseorang yang memiliki getaran iman yang sama maka akan juga memiliki getaran cinta yang sama. Dari sana maka, orang – orang yang mencintai Allah dan menta’atinya, mereka akan di kumpulkan dengan mereka yang mencintai Allah dan menta’ati-Nya pula. Adapun mereka yang suka bermaksiat kepada Allah dan lemah imannya, maka akan di kumpulkan dengan yang serupa pula. Ini adalah apa yang akan terjadi di dunia.

lalu apa yang akan terjadi di akhirat?

Demikian pula di akhirat, seseorang akan di kumpulkan dengan siapa yang serupa dengannya di dunia. Seseorang akan di kumpulkan dengan siapa yang dia cinta dan dia suka. ini adalah sunnatullah, ketentuan yang bijak dan adil dari Allah azza wa jalla.

Jela sekali, Orang – orang yang saling mencintai karena Allah mereka akan di kumpulkan di surga. Dan orang – orang yang saling mencintai dalam menta’ati syetan,mereka akan di kumpulkan di dalam neraka.Karena seseorang akan di kumpulkan dengan yang di cintainya,baik ia mau ataupun tidak mau.

Allah Ta’ala berfirman :

 

ٱحۡشُرُواْ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ وَأَزۡوَٲجَهُمۡ وَمَا كَانُواْ يَعۡبُدُونَ (٢٢( مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهۡدُوهُمۡ إِلَىٰ صِرَٲطِ ٱلۡجَحِيمِ (٢٣)

 

“(Di perintakan kepada malaikat):”Kumpulkanlah orang – orang yang zhalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah,selain Allah.Lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.”(QS.37:22-23).

 

(Abufathiya/Sendia/rumahhufazh.or.id)

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.