Soal : Bagaimana nanti manusia dikumpulkan pada hari kiamat?
Jawab: Sifat padang Mahsyar ada dalam banyak ayat, diantaranya:

{ولقد جئتمونا فرادى كما خلقناكم أول مرة}
“Dan kalian benar-benar datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana Kami menciptakan kalian pertama kali.” (QS. Al-An’am:94)

{ويوم نحشر المتقين إلى الرحمن وفدا، ونسوق المجرمين إلى جهنم وردا}
“(ingatlah) pada hari Kami kumpulkan orang-orang yang bertakwa kepada (Allah) Yang Maha Pengasih seperti kafilah. Dan Kami tuntun para pendosa ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga.” (QS. Maryam:85)

{ومن يضلل فلن تجد لهم أولياء من دونه ونحشرهم يوم القيامة على وجوههم}
“Dan barangsiapa yang Allah sesatkan maka kamu tidak akan mendapatkan penolong mereka selain Dia. Dan Kami kumpulkan mereka pada hari kiamat dengan wajah tersungkur.” (QS. Al-Isra:97)

Dalam hadis Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu bahwa seseorang bertanya, “Wahai Nabi Allah, bagaimana bisa seorang kafir dikumpulkan pada hari kiamat nanti di atas wajah mereka?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bukankah Pencipta mereka mampu membuat mereka berjalan di atas kedua kaki di dunia juga mampu membuat mereka berjalan di atas wajah-wajah mereka pada hari kiamat?”. (Muttafaq ‘Alaihi).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan pada hari kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang tidak berpakaian dan tidak disunat,

{كما بدأنا أول خلق نعيده}
“Sebagaimana Kami ciptakan pertama kali (lalu) Kami kembalikan bentuknya.”

Sesungguhnya makhluk yang pertama kali diberi pakaian adalah Ibrahim.” (Muttafaq ‘alaihi).

Berkata ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, “Wahai Rasulullah, laki-laki dan wanita saling melihat (aurat) mereka”. Beliau bersabda, “Hari saat itu lebih berat buat mereka daripada melihat aurat.” (HR. Bukhari 7/195)

2⃣ Soal: Bagaimana nanti manusia berdiri pada hari kiamat?
Jawab   :

Allah berfirman,

{وَاَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْاٰزِفَةِ اِذِ الْقُلُوْبُ لَدَى الْحَـنَاجِرِ كٰظِمِيْنَ ؕ مَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ حَمِيْمٍ وَّلَا شَفِيْعٍ يُّطَاعُ   ؕ}
“Dan berilah mereka peringatan akan hari yang semakin dekat (hari Kiamat), yaitu ketika hati sesak sampai di kerongkongan karena menahan ketakutan.” (QS. Ghafir:18).

{في يوم كان مقداره خمسين ألف سنة}
“Pada hari yang satu harinya setara dengan 50 ribu tahun.” (QS. Al-Ma’arij:4)

Dari Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

{يوم يقوم الناس لرب العالمين}
“Yaitu pada hari manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam.” (QS. Al-Muthaffifin:6)

Beliau bersabda, “Ada seorang dari mereka berdiri (tenggelam) dalam keringatnya yang sampai pertengahan kedua telinganya.” (Muttafaq ‘alaih).

3⃣ Soal: Bagaimana amal ditampakkan dan dihisab nanti pada hari kiamat?
Jawab   : Allah berfirman,

{يَوْمَٮِٕذٍ  تُعْرَضُوْنَ لَا تَخْفٰى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ}
“Pada hari itu kalian dihadapkan (kepada Rabb), tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi.” (QS. Al-Haqqah:18)

{وَعُرِضُوْا عَلٰى رَبِّكَ صَفًّا  ؕ لَقَدْ جِئْتُمُوْنَا كَمَا خَلَقْنٰكُمْ اَوَّلَ مَرَّةٍ}
“Dan mereka akan dibawa ke hadapan Rabbmu dengan berbaris-baris. (Allah berfirman), “Sesungguhnya kalian datang kepada Kami, (dalam keadaan) sebagaimana Kami ciptakan kalian pertama kali.” (QS. Al-Kahf:48)

{يَوْمَٮِٕذٍ يَّصْدُرُ النَّاسُ اَشْتَاتًا ۙ لِّيُرَوْا اَعْمَالَهُمْؕ}
“Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-kelompok, untuk diperlihatkan kepada mereka (balasan) semua perbuatannya.” (QS. Az-Zalzalah:6)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang dibantah pada hisabnya maka ia akan diadzab.” ‘Aisyah radhiallahu ‘anha berkata, “Bukankah Allah berfirman,

{فسوف يحاسب حسابا يسيرا}
“Maka ia akan dihisab dengan hisab yang ringan.” (QS. Al-Insyiqaq:8)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Itu adalah (amalan) yang ditampakkan.” (HR. Bukhari 7/197)

Dalam hadis lain Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada seorangpun dari kalian kecuali akan diajak berbicara oleh Allah. Tidak ada antara Allah dan dia penterjemah. Lalu ia melihat ke sebelah kanannya, tidaklah ia lihat kecuali apa yang sudah ia berikan dari amalannya. Lalu ia lihat ke sebelah kirinya, tidak ada yang ia lihat kecuali apa yang sudah ia amalkan. Lalu ia melihat ke arah depannya, tidak ada yang ia lihat kecuali neraka sudah dihadapan wajahnya. Maka jagalah diri kalian dari api neraka walaupun dengan ucapan yang baik.” (Muttafaq ‘alaihi)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Salah seorang dari kalian (seorang mukmin) akan mendekat kepada Rabbnya hingga Ia meletakkan Naungan-Nya diatasnya. Lalu Allah berfirman, “Engkau telah lakukan ini dan itu”, lalu ia berkata, “Iya”. Allah berfirman, “Engkau telah lakukan ini dan itu”, lalu ia berkata, “Iya”. Ia membenarkannya. Kemudian Allah berfirman, “Aku sudah tutupi perbuatanmu di dunia dan Aku ampuni pada hari ini.” (HR. Bukhari 8/203)

Diringkas dari kitab _A’lamus sunnah al-mansyurah_105-109 karya Syaikh Hafiz bin Ahmad Al-Hakami.

______________________________________________________________

Ayo bantu program berantas buta huruf Al-Quran bersama LPI-RH. Enam puluh lima persen penduduk Indonesia masih buta huruf Al-Quran.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan untuk membantu program kami.

LPI-RH melakukan penyaluran kepada lebih dari 20 penerima manfaat setiap bulannya, dengan penyaluran rata-rata 20 juta per bulan dan menghasilkan lebih dari 180 aktivitas pendidikan masyarakat per bulan.

Karena komitmen LPI-RH adalah mendorong SDM Pendidik dan Pendakwah membina masyarakat Islam. Kami peduli dan kami ajak Anda peduli.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan ke no.rekening,

BSM 70 9157 3525 a.n Yayasan Rumah Hufazh QQ Infaq

Konfirmasi ke 08961324556.

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.