Allah menegaskan kembali dan berulang ulang tentang adzab mereka yang kikir terhadap harta mereka. Harta yang seharusnya tersimpan hak bagi mereka yang membutuhkan. Adzab mereka yang bakhil sangatkah berat, ini adalah sebuha dosa besar yang mengerikan. Ini adalah sebesar besarnya pengkhianatan terhadap harta yang kita miliki.

Kemudian dalam ayat lain Alloh menjelaskan bahwa sesungguhnya apabila mereka bakhil atau kikir, sebenarnya mereka kikir terhadap diri mereka sendiri, sehingga Alloh akan mengazabnya dengan mengkalungkan hartanya dalam bentuk azab pada hari kiamat sehingga anggota badannya terbakar karena azab-Nya. Alloh berfirman :

“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Ali Imron : 180).

Demikian juga Alloh Ta’ala berfirman : “pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu”.(QS. At Taubah : 35)

Maka tidak ada kebaikan dalam harta yang tidak dimanfaatkan dalam kebaikan , dan tidak lagi bernilai harta yang tidak diinfakkan dan ditunaikan kewajibannya, karena harta yang sesunguhnya di sisi Alloh adalah harta yang di belanjakan di jalan-Nya dan diinfakkan kepada orang yang membutuhkan.

(Dadan/Sendia/rumahhufazh.or.id)

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.