Seorang yang beriman kepada Alloh dengan sebenar-benarnya maka dia tahu bahwa kikir adalah sifat buruk dan harus dihindari olehnya, karena tidak mendatangkan manfaat bagi nya di dunia maupun di akhirat. Demikian bahayanya sehingga Rasululloh mengingatkan umatnya untuk menjauhi sifat kikir ini.

Dari abdulloh ibnu umar –rodhiyallohu anhu- dia berkata : rasululloh –shallallohu alaihi wa sallam pernah berkhutbah dan beliau bersabda: “Jauhilah oleh kalian sifat kikir, sesungguhnya yang menjadikan umat terdahulu sebelum kalian binasa adalah kekikiran, mereka diperintah untuk kikir, maka merekapun kikir, dan mereka diperintah berbuat jahat, maka mereka berbuat jahat.” (HR Abu Dawud)

Jelas sekali bahwa Rasulullah memerintahkan untuk menjauhi sifat kikir yang akan merugikan kita di akhirat. Menurut pemaparan hadits, sifat kikir inilah yang sebenarnya membinasakan kaum terdahulu. Kaum kaum yang sebenarnya memiliki banyak kekayaan dan kemapanan dalam kehidupan mereka. Karena kekikiran itulah maka turun Adzab Allah kapada mereka.

Kemudian, tidak mungkin seorang mukmin bersifat kikir dan terdapat pada dirinya sifat ini, hal ini ditegaskan oleh rasululloh –shallallohu ‘alaihi wa sallam- beliau bersabda :

Dari abu said alkhudry berkata: Rasululloh –shallalohu alaihi wa sallam- bersabda: “dua sifat yang tidak meungkin ada pada diri seorang mukmin yaitu bahkil (kikir) dan akhlak yang jelek.” (HR. Tirmidzi no.1962 beliau berkata : hadits hasan ghorib)

Dalam hadits yang lain beliau bersabda : “Tidak akan berkumpullah debu fisabilillah itu dengan asap neraka Jahanam pada perut seorang hamba selamanya, dan tidak akan berkumpul kekikiran dan keimanan dalam hati seorang hamba selamanya.” (HR. An Nasai No.3110 dan ibnu majah no. 2774)

(Dadan/Sendia/rumahhufazh.or.id)

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.