Bagi para muslim dan muslimah di seluruh penjuru dunia, menghafal Alquran mungkin menjadi salah satu cita-cita dalam hidup. Namun, kalam Tuhan yang tersusun dalam bahasa Arab itu bisa jadi sebuah kesulitan tersendiri untuk penganut Islam yang tak menggunakannya sebagai bahasa sehari-hari.

Meski demikian, menurut Muhammad Alvin Firmansyah, penghafal Alquran cilik alumni ajang pencarian bakat televisi Hafiz Indonesia,  kesulitan tersebut sebenarnya dapat disiasati. Salah satunya dengan memilih waktu terbaik agar kegiatan menghapal kalam Ilahi tersebut menjadi lebih kondusif.

“Saya biasa bangun jam 3 pagi, lalu shalat tahajud, perbanyak istighfar, baru mulai membaca dan menghafalkan Alquran,” ujar M. Alvin Firmansyah saat ditemui pada acara Odoj (One Day One Juz) untuk Negeri di Masjid Istiqlal, Minggu 30 Agustus 2015.

Hafiz yang masih berusia 13 tahun itu menekankan, dini hari menjelang Subuh merupakan waktu emas untuk mempelajari Alquran. Sebab, suasana hening dapat membantu seseorang lebih konsentrasi dalam menghafal kitab suci.

Hafiz cilik yang akrab disapa Alvin ini melanjutkan, kegiatannya mempelajari Alquran tak berhenti usai tahajud melainkan berlanjut hingga Subuh tiba. “Habis shalat subuh lanjut membaca dan menghafal Alquran,” katanya.

Bagi Alvin, kegiatan yang membuatnya  kini dikenal banyak orang itu bukan sekadar kewajiban sebagai muslim. Namun, memberikan banyak manfaat pula dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan menghafalkan Alquran, kita senantiasa akan dijauhkan dari hal-hal yang sia-sia,” tegas Alvin.

Ia pun mengimbau bagi seluruh umat Islam agar tidak ragu untuk mempelajari serta menghafal Alquran. Sedikit kesalahan yang muncul dalam prosesnya justru merupakan dorongan agar tidak patah arang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Saya pernah salah juga dalam membaca Alquran, tapi itu wajar dan yang terpenting jangan diulangi,” tutup Alvin.

Sumber: Dream

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.