عن ابي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم انظروا الى هو من اسفل منكم ولا تنظروا الى من هو فوقكم فهو اجدر عن لا تزدروا نعمة الله عليكم

 

Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala, hadits di atas mengajarkan kepada kita agar dalam masalah dunia hendaknya kita melihat kebawah. Bagaimanapun kekurangan kita dalam masalah dunia, pasti akan ada orang yang lebih kurang lagi dari pada kita.

Lihatlah kita sekarang dalam keadaan sehat, Alhamdulillah. Jika kita melihat ke bawah, berapa banyak orang yang sakit, berapa banyak orang yang terkapar di atas tempat tidur tanpa bisa bergerak sama sekali karena sakit yang di derita. Kemudian juga berapa banyak orang yang cacat, demikianlah senantiasa pasti akan ada orang yang keadaannya lebih menderita dari apa yang kita rasakan.

Senantiasa bersyukur bukan perkara yang mudah, karenanya Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

 

قليل من عبادي الشكور

”Hanya sedikit dari hamba-hambaKu yang bersyukur” (QS. Saba: 13)

 

Kita berdoa semoga Allah Ta’ala menjadikan kita termasuk dari hamba-hambaNya yang sedikit tersebut.

Ingatlah bahwa kekayaan harta bukanlah segala-galanya, sungguh kesehatan adalah kenikmatan yang mahal dan tak ternilai, yang diimpikan oleh orang-orang kaya yang terkapar di rumah sakit. Namun kita sering lupa dengan nilmat sehat, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:

 

نعمتان مغبون فيهما كثير من الناس الصحة والفراغ

“Dua kenikmatan yang banyak orang tertipu didalamnya yaitu kesehatan dan waktu luang” (HR. Bukhori no. 6412)

Jika nikmat kesehatan belum kita syukuri dengan baik, sementara mata kita sudah melirik kenikmatan-kenikmatan lain yang dimiliki  oleh tetangga atau rekan kita, maka kapankah kita bisa bersyukur??

Maka diantara hal yang membuat kita senantiasa bersyukur adalah melihat ke bawah dalam masalah duniawi, sebagai contoh kita mempunyai kendaraan yang kurang bagus, namun lihatlah masih banyak orang di bawah kita yang kendaraannya jauh lebih jelek, atau tak memiliki kendaraan sama sekali, atau bahkan tak bisa berjalan sama sekali.

Maka sekali lagi dalam masalah dunia kita semestinya melihat kebawah, jangan melihat keatas. Karena jika kita melihat ke atas maka keinginan terhadap dunia tidak akan ada habisnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melarang untuk melihat ke atas dalam masalah dunia.

Yang demikian itu karena orang yang mencari dunia akan senantiasa haus terhadap setiap keinginannya. Terakdang kita heran ketika melihat ada seorang yang sudah tua, namun masih sibuk dengan urusan dunia. Di usia senjanya ia masih saja memikirkan ini dan itu, lalu kapan ia akan beristirahat??

Mungkin kita heran, tapi ia sendiri tidak heran. Karena memang tidak ada batas akhir dalam masalah kepuasan terhadap dunia. Jika seseorang telah mendapatkan sesuatu dari dunia, dia masih akan mencari yang lain lagi. Demikian seterusnya karena dunia ibarat air laut yang diminum hanya akan menambah rasa haus.

Keinginan terhadap dunia baru akan berhenti jika seseorang telah meninggalkan dunia itu sendiri. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

 

لو كان لابن آدم واديان من مال لابتغى ثالثا, ولا يملأ جوف ابن آدم إلا التراب

“Seandainya anak Adam memiliki dua lembah emas, maka dia akan mencari lembah yang ketiga, dan ia tidak akan berhenti kecuali jika tanah sudah dimasukkan kedalam mulutnya.” (HR. Bukhori 6436)

 

Wallaahu Ta’ala A’lam

 

rumahhufazh.or.id
______________________________________________________________

Ayo bantu program berantas buta huruf Al-Quran bersama LPI-RH. Enam puluh lima persen penduduk Indonesia masih buta huruf Al-Quran.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan untuk membantu program kami.

LPI-RH melakukan penyaluran kepada lebih dari 20 penerima manfaat setiap bulannya, dengan penyaluran rata-rata 20 juta per bulan dan menghasilkan lebih dari 180 aktivitas pendidikan masyarakat per bulan.

Karena komitmen LPI-RH adalah mendorong SDM Pendidik dan Pendakwah membina masyarakat Islam. Kami peduli dan kami ajak Anda peduli.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan ke no.rekening,

BSM 70 9157 3525 a.n Yayasan Rumah Hufazh QQ Infaq

Konfirmasi ke 08961324556.

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.