Alhamdulillah, segala puji hanyalah milik Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah untuk Nabi Muhammad, keluarganya, para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik dan benar sampai hari kiamat kelak.

Apakah kita pernah/termasuk orang yang gelisah dan khawatir dalam menjalani kehidupan? Padahal apa yang ada di genggam tangan kita berupa keluarga yang membanggakan, harta, kedudukan, dan karir yang mapan semua itu harusnya lebih dari cukup bagi kita untuk tenang menghadapi hari esok bukan?!

Jika memang tidak demikian adanya, maka mungkin inilah saat dimana kita melenceng jauh dari apa yang Allah inginkan terhadap hamba hambanya. Ya, mungkin sinaran dunia terlalu menyilaukan, membuat kita tak lagi melihat jelas mana sebenarnya kesenangan yang nyata, dan mana kesenangan yang fana yang melalaikan kita dari beribadah kepadaNya.

Banyak jalan yang Allah tunjukan kepada kita yang mendamba ketenangan juga kesenangan hidup, bahkan tak hanya untuk hidup di dunia, namun untuk sebesar besar kesenangan di akhirat pun Allah tunjukan. Diantara jalan yang Allah tunjukan adalah bersedekah…

Allah Ta’ala berfirman,

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Rabbnya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah: 274)

Faedah yang bisa diambil dari ayat di atas:

  • Ayat yang mulia ini membicarakan tentang orang yang menyedekahkan hartanya siang dan malam sesuai dengan hajat dan maslahat.
  • Dianjurkan bersedekah dalam keadaan sembunyi-sembunyi, kadang dalam keadaan terang-terangan.
  • Dalam ayat ini didahulukan bersedekah dengan diam-diam, baru disebutkan setelahnya bersedekah dengan terang-terangan. Karena bersedekah dengan diam-diam itu lebih ikhlas.
  • Jika ada maslahat untuk bersedekah terang-terangan, maka lebih afdhal bersedekah terang-terangan misalnya menjadi contoh bagi orang lain atau sebagai pelopor dalam sunnah hasanah (ajaran yang baik).
  • Orang yang bersedekah akan mendapatkan ganjaran.
  • Pahala bersedekah itu begitu besar karena pahalanya disandarkan pada Allah.
  • Pengakuan bahwa Allah memiliki sifat rububiyah dengan memberikan pahala pada orang yang beramal shalih.
  • Orang yang bersedekah akan selalu tenang, tidak penuh rasa khawatir untuk masa depannya dan tidak bersedih dengan apa yang ia tinggalkan di masa silam.

Demikian, semoga faedah ayat ini bermanfaat, semoga Allah berkahi serta mudahkan setiap urusan kita.. aamiin[]

Sumber: Ahkam Al-Qur’an Al-Karim. Cetakan pertama, tahun 1428 H. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. Penerbit Madar Al-Wathan Al-Islami.

 

rumahhufazh.or.id

______________________________________________________________

Ayo bantu program berantas buta huruf Al-Quran bersama LPI-RH. Enam puluh lima persen penduduk Indonesia masih buta huruf Al-Quran.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan untuk membantu program kami.

LPI-RH melakukan penyaluran kepada lebih dari 20 penerima manfaat setiap bulannya, dengan penyaluran rata-rata 20 juta per bulan dan menghasilkan lebih dari 180 aktivitas pendidikan masyarakat per bulan.

Karena komitmen LPI-RH adalah mendorong SDM Pendidik dan Pendakwah membina masyarakat Islam. Kami peduli dan kami ajak Anda peduli.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan ke no.rekening,

BSM 70 9157 3525 a.n Yayasan Rumah Hufazh QQ Infaq

Konfirmasi ke 08961324556.

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.