Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, keluarga dan para sahabatnya radhiyallahu ‘anhum..Amma Ba’d.

Allah Ta’ala berfirman:

من عمل صالحا فلنفسه و من أساء فعليها وما ربك بظلام للعبيد

“Barangsiapa yang mengerjakan amal sholeh maka pahalanya untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berbuat jahat maka dosanya atas dirinya sendiri, dan sekali-kali tidaklah Rabbmu menganiaya hamba-hambanNya.” (QS. Fushilat 46)

Allah Ta’ala mengabarkan bahwa amal sholeh yang dikerjakan oleh seorang manusia yaitu keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah Ta’ala, pada hakekatnya orang yang melakukannyalah yang memperoleh manfaat positifnya secara langsung, bukan orang lain.

Selain mendapatkan pahala dan meningkatkan keimanan, amal sholeh tersebut juga kian mendekatkan dirinya kepada Rabbnya, menguatkan penghambaan dirinya kepadaNya dan menjadi perbekalan terbaik di akhirat kelak saat harta dan keturunan tak lagi berguna sama sekali untuk menyelamatkan seseorang dari adzab Allah Ta’ala yang sangat pedih. Wal’iyadzu billah

Al Imam Ath Thabari rahimahullah mengatakan bahwa maksudnya adalah orang yang menjalankan ketaatan kepada Allah di dunia dengan melaksanakan perintah serta menjauhi laranganNya, maka sebenarnya ia sedang berbuat baik bagi dirinya sendiri. Sebab ialah yang mendapat balasan, sehingga di akhirat nanti berhak mendapatkan syurga dari Allah Ta’ala dan selamat dari neraka.

Hal ini juga telah difirmankan oleh Allah Ta’ala dalam ayat-ayatNya, di antaranya:

ومن عمل صالحا فلأنفسهم يمهدون

“Dan barangsiapa yang beramal sholeh maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan)” (QS. Ar Rum 44)

ومن شكر فإنما يشكر لنفسه

“Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya ia bersyukur untuk kebaikan dirinya sendiri.” (QS. An Naml 40)

Amal sholeh yang tertera dalam ayat, disyariatkan harus sejalan dengan ketentuan dan petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tidak setiap amalan merupakan amal sholeh. Demikian pula amalan-amalan yang dianggap baik oleh sebagian orang dan kemudian dikait-kaitkan kedalam ajaran Islam padahal tidak ada panduan khusus sama sekali dalam Islam, inipun bukan amal sholeh.

Ketetapan amal dengan perintah Allah Ta’ala dan RasulNya tidak bisa ditawar-tawar. Sebab hal tersebut berpengaruh kuat dalam diterima atau tidaknya amal ibadah seseorang. Amal ibadah yang diterima mesti memenuhi dua syarat pokok, yaitu ikhlas karena Allah Ta’ala dan mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Jika amal sholeh akan berguna bagi pelakunya, sebaliknya amal perbuatan jelek pun pelakuyalah yang pertama dan utama menanggung beban tindakan buruknya itu. Allah Ta’ala berfirman:

ومن يكسب إثما فإنما يكسبه على نفسه و كان الله عليما حكيما

“Barangsiapa yang mengerjakan dosa maka sesungguhnya ia mengerjakannya untuk kemudhorotan dirinya sendiri. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An Nisa 111)

Pada ayat lain Allah Ta’ala berfirman:

من كفر فعليه كفره

“Barangsiapa yang kufur maka ia sendirilah yang menanggung akibat dari kekufurannya itu.” (QS. Ar Rum 44)

Balasan buruk tidak hanya dirasakan di akhirat kelak, tempat yang Allah jadikan sebagai tempat membalas seluruh amalan para hamba, namun juga menimpa pelakunya di dunia. Ini menyangkut seluruh perbuatan dosa, baik dosa besar maupun kecil.

Barangsiapa berbuat keburukan maka dirinyalah yang memikul hukuman dari kesalahan dan dosanya di dunia dan di akhirat, bukan orang lain.

Wallaahu Ta,ala A’lam.

 

rumahhufazh.or.id

______________________________________________________________

Ayo bantu program berantas buta huruf Al-Quran bersama LPI-RH. Enam puluh lima persen penduduk Indonesia masih buta huruf Al-Quran.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan untuk membantu program kami.

LPI-RH melakukan penyaluran kepada lebih dari 20 penerima manfaat setiap bulannya, dengan penyaluran rata-rata 20 juta per bulan dan menghasilkan lebih dari 180 aktivitas pendidikan masyarakat per bulan.

Karena komitmen LPI-RH adalah mendorong SDM Pendidik dan Pendakwah membina masyarakat Islam. Kami peduli dan kami ajak Anda peduli.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan ke no.rekening,

BSM 70 9157 3525 a.n Yayasan Rumah Hufazh QQ Infaq

Konfirmasi ke 08961324556.

 

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.