Ramai perihal tingkah laku oknum sebuah ormas di Garut mengakibatkan kegaduhan yang meluas, sehingga MuI pusat merasa perlu mengeluarkan pernyataan sikapnnya untuk menenagkan masyarakat yang tengah gaduh akibat aksi pembakaran yang dilakukan oknum ormas tersebut.

pernyataan sikap yang disampaikan di konfrensi pers tempo hari selasa 23 oktober memuat lima  point yang tertuang didalam selembar kertas keputusan yang ditanda tangani oleh wakil ketua umum Mui Zainut Sadi dan sekretaris jendral Anwar Abbas.

  1. Mui merasa prihatin dan menyesalkan kejadian pembakaran bendera yang bertuliuskan kalimat tauhid tersebut karena telah menimbulkan kegaduhan dikalangan ummat islam.
  2. Mui meminta kepada yang telah melakukan tindakan tersebut untuk meminta maaf dan mengakui kesalahanya secara terbuka kepada ummat islam.
  3. MUI mendorong dan menghjimbau kepada semua pihak untukj mentyerahklan proses ini kepada proses hukum, dan meminta ke[ada pihak kepolisian untuuk bertindak cepat, adil dan profesional.
  4. MUI memohon kepada semua pihak untuk dapat menahan diri, tidak terpancing dan tidak terprovokasi oleh pihak pihak tertentu agar ukhuwah islamiyah dan persaudaraan dikalngan ummat islam serta bangsa tetap terjaga dan terpelihara.
  5. MUI menghimbau kepada pimpinan ormas islam, para ulama, kiyai, ustadz dan ajengan untuk ikut membantu mendinginkan suasana dan menciptakan kondisi yang lebih kondusif, sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

(umar rudini/rumahhufazh.or.id)

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.