كل نفس ذائقة الموت

“setiap jiwa pasti merasakan kematian ”

Dari ayat tersebut kita semua tahu bahwa kita semua nanti akan mengalami yang namanya kematian dimana sseseorang nanti tidak akan bisa lari dari yang namanya kematian kita semua tidak ada yang menemani di alam kubur sana, walaupun mereka di sana dianugerahi kekayaan yang berlimpah ruah, mempunyai isteri yang cantik, serta harta yang banyak, tapi itu semua tidak akan menemani kita di akhirat kelak kecuali dengan amalan kita yang kita tanam di dunia ini.seperti yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW :

اذا مات ابن الادم انقطع عمله الا من ثلاث : صدقة جارية او علم ينتفع له او والد صالح يدعوله

Dari hadits tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa kita semua akan mati dan apabila kita semua sudah mati kita terputus dari amalan-amalan kita yang kita perbuat di dunia. Akan tetapi kita masih mempunyai kesempatan untuk terus dapat mendapatkan amalan ibadah dan kita masih dapat menuainya kelak meskipun kita semua sudah mati.

1.Yang pertama yaitu: SHODAQOTUN JAARIYATUN (sadaqah jariyah)

Seperti kita ketahui bahwa shodaqoh jariyah banyaklah macam-macamnya, kita bisa mengambil contoh dari kalangan kita sendiri yaitu: wakaf, kita telah mengetahui juga bahwa wakaf adalah menyerahkan harta bendanya untuk keperluan agama di jalan Allah untuk kepentingan umat. Tentunya dalam wakaf ini haruslah diiringi dengan niat lillahi ta’ala, contohnya ada orang yang ingin wakaf yang satu hidupnya sedang dan yang satu hidupnya sedang sedang saja kemudian si kaya datang ke daerahnya dan menyerahkan sebagian hartanya yang berupa tanah seluas tiga hektar, akan tetapi di dalam hatinya ada rasa supaya dilihat orang lain kemudian orang yang hidupnya sedang datang kedaerahnya dan menyerahkan tanahnya seluas setengah hektar, dengan tulus ikhlah untuk mengharapkan ridho dari Allah SWT semata, dengan demikian yang akan diterima oleh Allah adalah yang sedikit walaupun sedikit karena diniati untuk Allah semata, dan kemudian tanah yang diwakafkannya tersebut dibangun sebuah musholla, maka selama musholla itu digunakan oleh orang untuk beribadah, selama itu pula pahala akan mengalir kepadanya walaupun ia sudah mati, dan inilah yang disebut dengan shadaqoh jariyah.

2.Yang kedua yaitu: AL ILMU YUNTAFA’U BIHI ( ilmu yang bermanfaat baginya)

Dari ayat al-Quran dapat kita kethui bahwa barang siapa yang beriman kepada Allah dan barang siapa yang berilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya beberapa derajat, maka dari itu kita harus bangga segbagai santri yang berilmu dan juga bertaqwa kepada Allah karena kita mempunyai banyak kesempatan untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat yang dimana sengan ilmu tersebut Allah akan mengangkat derajat kita dan apabila dengan ilmu tersebut kita dapat mengamalkannya kepada orang lain maka selama orang itu masih mengamalkan ilmu yang kita ajarkan tersebut maka selama itu pula kita masih akan memperoleh pahala meskipun kita semua sudah mati. inilah yang disebut dengan ilmu yang bernmanfaat.

3.Yang ketiga yaitu: anak sholeh yang mau mendoakan orang tuanya
meskipun orang tuanya sudah meninggal dunia kita telah mengetahui bahwa kewajibasn seorang anak kepada orang tuanya adalah menghormatinya dan mendoakannya, bukannya durhaka kepada kedua orangtuanya sebagai contoh apabila sang anak disuruh oleh ibunya untuk nembeli sesuatu dan dia berkata “ah” maka itu sudah termasuk dosa besar karena m,anghardik dan menyakiti hati orang tua.

Tetapi sebakliknya anak yang sholeh adalah yang selalu mngikuti perintahnya (selama dalam kebaikan) dan selalu mendoakan orang tuanya dan selama anak itu masih mendoakan orang tuanya maka selama itu pula sang oang tua akan terus mendapatkan pahala yang terus mengalir.

Itulah saudara saudaraku sekalian amalan amalan istimewa yang apabila kita melakukannya maka kita akan mendapatkan pahala yang terus menerus mengalir sampai kiamat kelak

Semoga kita diberi kemampuan oleh ALLAH untuk mempersiapkan ketiga amalan tersebut untuk bekal kita di akhirat. Aamiiin.

______________________________________________________________

Ayo bantu program berantas buta huruf Al-Quran bersama LPI-RH. Enam puluh lima persen penduduk Indonesia masih buta huruf Al-Quran.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan untuk membantu program kami.

LPI-RH melakukan penyaluran kepada lebih dari 20 penerima manfaat setiap bulannya, dengan penyaluran rata-rata 20 juta per bulan dan menghasilkan lebih dari 180 aktivitas pendidikan masyarakat per bulan.

Karena komitmen LPI-RH adalah mendorong SDM Pendidik dan Pendakwah membina masyarakat Islam. Kami peduli dan kami ajak Anda peduli.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan ke no.rekening,

BSM 70 9157 3525 a.n Yayasan Rumah Hufazh QQ Infaq

Konfirmasi ke 08961324556.

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.