Sandiaga Uno tak sengaja melangkahi makam dari salah seorang pendiri NU KH Bisri Syansuri pada kunjunganya di makam beliau pada senin 12/11 di pekanbaru Riau.
calon presiden no urut 2 ini menuturkan bahwa itu adalah sebuah ketidak sengajaan dan khilaf yang dia lakukan dan ia pun meminta maaf atas kejadian tersebut yang kini viralk di jagat maya.

“Pertama-tama, ya tentunya permohonannya maaf. Manusia itu pasti ada khilaf. Saya hampir tiap hari ziarah ke kubur dan selalu ada pemandunya. Tadi saya ziarah kubur juga ada pemandunya. Dan tanpa mau menyalahkan siapa-siapa, saya harus berani mengambil resiko bahwa ini kesalahan dari saya,” ungkap Sandiaga saat diwawancarai usai acara dialog dan ngopi bareng wirausaha milenial di Warkop 45 Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Riau, Senin (12/11/2018).

Namun apakah terlarang hukmnya melangkahi kuburan ? dan bagaimana pendapat para ulama akan hal tersebut?
kuburan atau biasa kita sebut makam adalah tempat peristirahatan bagi manusia yang sudah meninggal, dan rasulallah telah melarang duduk duduk di atas kuburan sebagaimana perkataan beliau.
” janganlah kalian duduk diatas kuburan ” (HR Muslim).
dalam hadis diatas jelas akan larangan duduk duduk diatas kuburan dan duduk diatas bara api yang membakar baju nya lebih baik daripada duduk diatas kuburan.
“duduknya salah seorang dari kalian diatas bara api yang membakar baju kalian dan terlepas dari kulit kalian, hal itu lebih baik daripada dudukĀ  diatas kuburan” (HR Muslim).
larangan duduk diatas kuburan karna hal demikian tidak menghormati kuburan dan bentuk penghinaan yang terjadi pada kuburan tersebut, hal ini pun disamakan dengan orang yang melangklah diatas kuburan.
berkata syaikh al-basam didalam kitabnya taudhihul ahkam:
“tidak diperbolehkan jalan diatas kuburan, karna hal demikian merendahkan bagi si mayit, dan seperti yang diketahui , mereka (para mayit dalam kubur) memiliki kehormatan, dan mereka sudah mendahului ditempat ini dan ini menjadi rumah mereka”.
maka jelas bagi kita duduk dan melangkah diatas kubur adalah perbuatan yang telah diharamkan oleh rasulallah shalallahu alaihi wa salam.
Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.