Segala puji milik Allah Ta’ala, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tetap terlimpah kepada Nabiyyina Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya serta pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Perumpamaan orang yang membaca Alquran sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca Alquran sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih).

Selain membaca Alquran, kita juga diperintahkan untuk menghafal dan mengamalkannya. Tentunya dalam menghafal Alquran tidak semudah membacanya, begitupun mengamalkannya. Menghafal Alquran memang terdengar sulit, sama sulitnya seperti kita menghafal pelajaran. Tetapi pahala yang kita dapatkan dari itu tidaklah sedikit.

Ada beragam metode yang digunakan untuk menghafal Alquran. Bisa dengan cara menghapalnya dan melantunkannya bersama-sama. Atau mengucapkan ayat Alquran sendirian, sambil dikoreksi apabila ada yang salah. Bisa juga dengan cara menulis semua ayat Alquran yang akan dihafalnya di atas lauh atau papan.

Namun selain menghafal, hendaknya kita juga harus memahami tafsir dari ayat yang kita hafal. Sebagaimana dikatakan Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,

نحن نحفظ في اليوم خمس آيات و لا نجاوزهن حتي نعلم تفسيرهن فسيأتي أقوام يحفظون القرآن كله لا يعملون به يقيمون حروفه و لا يقيمون حدوده

“Kami menghafalkan Alquran dalam sehari sebanyak lima ayat dan kami tidaklah menambah lebih dari itu sampai kami menguasai tafsir ayat-ayat tersebut. Sungguh akan datang kaum di mana mereka menghafalkan Alquran seluruhnya, namun mereka tidak mengamalkannya. Mereka begitu mantap menguasai huruf-hurufnya, namun mereka tidak memahami aturan-aturan dalam Alquran.”

Dengan menguasai tafsirnya, kita juga lebih mantap dan lebih khusyu’ ketika membaca hafalan terutama ketika shalat.

Kiat utama lainnya untuk menghafal Alquran sebagaimana ketika Imam Malik ditanya,

كيف نحفظ؟

“Bagaimana kita bisa menghafal Alquran?”

بالتكرار

“Banyak mengulang-ngulang”, jawab beliau.

Imam Ahmad ditanya,

ما أسرع الوسيلة للحفظ

“Bagaimana cara yang paling cepat untuk menghafalkan Alquran?”

الزام الحسنات و دع السيئات

Imam Ahmad menjawab, “Kiat paling cepat untuk menghafal Alquran adalah rajin lakukan amalan baik dan tinggalkan maksiat.”

Ibnu Mas’ud berkata,

الحفظ علي قدر النية

“Menghafal itu tergantung kesungguhan niat seseorang.”

Dari cerita Imam Malik di atas, ada empat kesimpulan sederhana dalam menghafal Alquran:

1. Bulatkan niat untuk menjadi penghafal Alquran dan ikhlaskan niat hanya karena Allah.
2. Banyak mengulang.
3. Gemar beramal dan tinggalkan maksiat.
4. Kuasai tafsir setiap ayat yang telah dihafal.

Semoga Allah Ta’aala memberi kita kemudahan untuk membaca, memahami dan menghafal Al-Quran serta menjadikannya sebagai sebaik-baik pedoman hidup…Aaminn[]

 

rumahhufazh.or.id

______________________________________________________________

Ayo bantu program berantas buta huruf Al-Quran bersama LPI-RH. Enam puluh lima persen penduduk Indonesia masih buta huruf Al-Quran.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan untuk membantu program kami.

LPI-RH melakukan penyaluran kepada lebih dari 20 penerima manfaat setiap bulannya, dengan penyaluran rata-rata 20 juta per bulan dan menghasilkan lebih dari 180 aktivitas pendidikan masyarakat per bulan.

Karena komitmen LPI-RH adalah mendorong SDM Pendidik dan Pendakwah membina masyarakat Islam. Kami peduli dan kami ajak Anda peduli.

Ayo donasi minimal Rp.100.000/bulan ke no.rekening,

BSM 70 9157 3525 a.n Yayasan Rumah Hufazh QQ Infaq

Konfirmasi ke 08961324556.

Print Friendly, PDF & Email
rumahhufazh.or.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.